Mau Membuat Ijin Bisnis? Seperti ini Caranya

Bookmark and find a surprise

From How to learn a language
Jump to: navigation, search

Untuk anda yang sungguh mempunyai usaha namun demikian belum mempunyai realitas, atau bagi secara mau mempunyai jual beli sebaiknya bisnis anda dilengkapi dengan realitas. Kenapa? Sebab realitas bagi seorang entrepreneur bagaikan SK untuk pegawai. Dan lamun usaha kita rela naik kelas serta bisa bankable legalitas adalah persyaratan secara wajib dimiliki. Bahwa anda mau menyiapkan pinjaman ke bank misalnya, dan tempat anda sebagai juragan maka pihak bank akan menanyakan legalitas. Kalau tidak mempunyai? jangan harap dikau dipercaya bahwa usaha telah berjalan sekian tahun. Karena faksi bank melihat bilamana berdirinya usaha berlandaskan akta notaris, meski berdasarkan pengakuan semata.

Sulitkah mengurus perijinan usaha? Tergantung. Tegantung pada kemauan & kesabaran. Ya kemauan dan kesabaran, tanpa kemauan ya tidak akan pernah punya perijinan. Dan tanpa toleransi syarat pembuatan cv bisa-bisa bukan perijinan yang didapatkan melainkan rasa sebel, kecil hati dan benci saat petugas yang katanya melayani tapi yang terjadi adalah dilayani. Huh!

Perijinan kongsi secara umum meliputi:

1. Akta Notaris

Apapun bentuk usahanya PT, CV, Fa, Koperasi, UD dan sebagainya pasti hal perdana dalam perijinan adalah akta notaris. Akta Notaris ini terbuat oleh Notaris. Jadi kalau mau memproduksi akta notaris visibel aja ke notaris. Tapi jangan khlaf sebelum membuat piagam notaris persiapkan lepas; 1- Bentuk badan norma (PT, CV, ataupun yang lainnya), 2- Nama perusahaannya (Untuk PT harus 3 kata). 3- Siapa yang menjadi Pengurus, Direktur Utama, Direktur dll. 4- Meski modal awalnya -khusus PT- (perusahaan mungil sampai 200jt, industri menengah 200 jt-500 jt, perusahaan besar lebih dari 500jt) 5. Biasanya notaris akan mengecek sebutan yang kita ejekan -jangan sampai pamor tersebut sudah ada- kalau belum terselip yang pakai dan setelah dinyatakan oke oleh kita -kalau ada koreksian- dibuatlah akta notaris tersebut. Dan jangan lupa juga harus tertulis usaha yang benar-benar akan kita jalani. Untuk biayanya gak sama setiap notaris. Bisa-bisanya kita menunggu. Dan pengalaman abdi untuk CV, Notaris mau Rp 500. 000 untuk PT agak mahal, mintanya Rp 1. 000. 000.

2. Surah Keterangan Domisili Usaha (SKDU)

SKDU berikut dibuat di kelurahan, ada form nya kok! Dan harus diperpanjang setiap tahun. Tempatnya di kelurahan dimana tempat usaha/kantor usaha kita itu berada. Dan untuk PT biasanya di survey kebenaran bakal kantor usahanya tidak boleh di bait, atau fiktif.

3. Membuat NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar

Yang mengeluarkan NPWP dan surat pemberitahuan terdaftar (untuk CV) itu kantor pajak. Maka datang aja ke kantor pajak yang ada dalam daerah tempat kita membuat SKDU. Cari kantor pajaknya wilayah/daerah mana. Di sini enak nih.. tanpa dana alias gratis, NPWP juga langsung oleh karena itu. Tapi.. kalau tidak melaporkan pajak tahun di denda Rp 500. 000,. Makanya wajib lapor serta jangan telat!

4. Pengesahan Akta Notaris

Untuk PT disahkan oleh kementerian menyandarkan dan HAM melalui dirjen AHU. Berikut nih.. mulai perasan sulit dan hati2 banyak calo di sana dan prosesnya lamaaa. Kalau sasaran cepat kasih uang tambahan ke alat pasti didahulukan (bisa diatur). Biayanya lebih kurang Rp 1 jt an..

Personal tools